Charles Haddon Spurgeon adalah seorang pendeta dari Gereja Baptis di Inggris sekaligus seorang pengarang. Ia lahir pada tahun 1834 dan merupakan anak lelaki tertua dari John Spurgeon. Ia sangat dipengaruhi oleh kakeknya, James Spurgeon, yang juga adalah seorang pendeta yang sangat dihormati. Di masa mudanya Charles sangat menyukai buku-buku yang menceritakan mengenai martir dan kaum Puritan, terutama tulisan dari John Bunyan.
Charles dibesarkan di lingkungan yang sangat religius, di mana doa, studi Alkitab, katekisasi, dan pembacaan buku-buku religius senantiasa dilakukan. Akan tetapi, baru pada tanggal 6 Januari 1850 Charles bertobat. Beberapa tahun setelah pertobatannya, Charles menjadi pengkhotbah yang sangat terkenal. Charles pertama kali berkhotbah pada saat usianya 16 tahun.
Tuhan memberikan Charles karunia untuk berkhotbah dengan sangat baik. Ketika melayani di Waterbeach Chapel, jemaat yang tadinya berjumlah 40 orang bertumbuh menjadi 400 orang dalam waktu dua tahun. Dia pernah berkhotbah kepada 4.000 hingga 10.000 orang. Dan pada usia 22 tahun, Charles telah menjadi pengkhotbah yang sangat terkenal di seluruh dunia pada zamannya. Jemaat terbanyak yang hadir yang pernah tercatat adalah pada saat dia berkhotbah pada Hari Nasional untuk Doa dan Puasa, yaitu 23.654 orang.
Pada bulan Maret 1861 gereja yang didirikannya, Metropolitan Tabernacle, dengan kapasitas tempat duduk 6.000 tempat, menjadi gereja di mana dia melayani hingga akhir hidupnya.
Selain berkhotbah, Spurgeon juga merupakan penulis yang sangat produktif. Dia menulis 135 buku dan juga traktat hingga seluruhnya berjumlah 200 judul.
Spurgeon menyampaikan khotbah terakhirnya di Metropolitan Tabernacle pada 7 Juni 1891. Kesehatannya kemudian terus menurun sampai akhirnya ia meninggal dunia pada tanggal 31 Januari 1892 di Hotel Beau Rivage, Mentone. Saat itu ia berusia 57 tahun. Spurgeon dikuburkan di West Norwood Cemetery, London.
Banyak orang masih menganggap bahwa dia adalah pengkhotbah terbaik sepanjang sejarah gereja. Khotbah-khotbahnya yang berjumlah 3.544 khotbah dijadikan buku sebanyak 63 volume dan sampai sekarang masih dicetak, dijual, dan menjadi berkat bagi banyak orang.
Spurgeon yang telah menyerahkan dirinya kepada Tuhn dipakai Tuhan untuk menjadi pengkhotbah luar biasa yang memberitakan firman Tuhan. Kita juga dapat dipakai Tuhan dalam bidang apapun juga ketika kita sungguh-sungguh menyerahkan diri kepada Tuhan agar menjadi berkat bagi banyak orang. Maukah kamu menyerahkan diri kepada Tuhan dan membiarkan Tuhan memakai keahlianmu untuk pekerjaan-Nya dan kemuliaan-Nya.
Oleh : Kak Lidya Bekti
Cerita Sebelumnya :





















