JONA

JONA By : Sekolah Minggu Sekolah masih liburan. Jona dan Sarah menginap di rumah om dan tante mereka. Mereka sangat senang bermain bersama sepupu mereka, Ian dan Ine. Mereka boleh terus main komputer, playstation, nintendo…. Ian punya banyak sekali game,…

Read More…

DINI MENGERTI ARTI NATAL (6)

DINI MENGERTI ARTI NATAL (6) By : Sekolah Minggu “Paman Adi menghibur Dini dengan memperlihatkan dan menjelaskan mengenai rasi bintang-bintang. Hati Dini sedikit terhibur. Apa yang dikatakan Paman Adiselanjutnya sangat mengejutkan Dini” “Kamu tahu nggak apa yang kemarin kamu pegang…

Read More…

JOHN G. PATON

JOHN G. PATON By : Sekolah Minggu Oleh : Redaksi Pada tahun baru 1861 di Pulau Tanna, muncul wabah penyakit yang menyerang penduduk pribumi, dan banyak yang meninggal karenanya. Para misionaris bekerja keras memberikan pengobatan, ada yang sembuh tetapi banyak…

Read More…

BUKU PERPUSTAKAAN

BUKU PERPUSTAKAAN By : Sekolah Minggu Hana, mengetukkan jarinya di meja resepsionis, menunggu. Dia menjulurkan lehernya, mencoba melihat ke dalam ruangan di belakang meja, mencari petugas perpustakaan yang masuk beberapa menit sebelumnya. Akhirnya Ibu Mina keluar, dan memberikan selembar kertas…

Read More…

ALLAH SETIA

ALLAH SETIA By : Sekolah Minggu Allah setia pada siapa? Apakah pada manusia ciptaan-Nya? Ada orang-orang Kristen yang mengira bahwa Allah setia pada mereka. Kalau kamu perhatikan, ada lagu-lagu Kristen yang liriknya menyiratkan hal itu. Tetapi kesetiaan Allah perlu kita…

Read More…

PERKEMBANGAN MUSIK KRISTEN (5)

PERKEMBANGAN MUSIK KRISTEN (5) By : Sekolah Minggu Harpsichord Edisi bulan yang lalu, kita sudah membahas mengenai alat musik organ. Selain alat musik organ, ada satu lagi alat musik yang populer pada zaman bach yaitu harpsichord. Apa itu  harpsichord? Kemungkinan…

Read More…

Malam Kudus

Malam Kudus By : Sekolah Minggu Penulis lagu   :   Joseph Mohr,  1792 – 1848 Musik                :   Franz Gruber,  1787 – 1863 Lagu ini ditulis oleh Joseph Mohr. Dia lahir di Austria pada tahun 1787. Sejak kecil,  ibunyalah yang bersusah payah bekerja menjahit selendang dan sarung tangan untuk membesarkan Joseph, karena ayahnya pergi meninggalkan mereka berdua. Awalnya mereka menyewa sebuah apartemen kecil, namun kemudian mereka pindah untuk tinggal di sebuah gereja. Di gereja inilah mereka bertemu dengan orang-orang yang mengasihi dan memperhatikan kesulitan mereka. Hingga ada seseorang yang mau membiayai sekolah Joseph, dia senang sekali karena dapat bersekolah dan belajar musik lebih dalam lagi. Joseph sangat menyukai musik, dan juga memiliki suara yang bagus dan ikut dalam paduan suara gereja. Joseph seorang anak yang suka bekerja keras, semua pelajaran dan musik…

Read More…

DIBENARKAN HANYA OLEH IMAN

DIBENARKAN HANYA OLEH IMAN By : Sekolah Minggu Pemandangan di kamar belajar terlihat tidak seperti biasanya. Sarah, Jona dan Rachel sedang berdiri berjejer di pojok, menghadap tembok dengan diam. Mereka sedang dihukum! Apa yang mereka lakukan sampai dihukum demikian, akan diceritakan kapan-kapan. Yang lebih penting, saat ini mereka tidak diperbolehkan meninggalkan “pojok hukuman” mereka. Setiap anak harus tinggal diam dalam satu kotak ubin yang berukuran kira-kira 35 x 35 cm. Rachel mulai bergoyang sana sini sambil mengeluh, “Bosan… bosan…” “Diam, Rachel,” kata Jona. “Kita boleh bicara, kan?” kata Sarah. “Kita tidak boleh bergerak,” kata Jona. Papa masuk ruangan sejenak dan keluar lagi, sambil berkomentar iseng, “Anggap saja kalian sedang disalib.” Jona yang berdiri di tengah menengok ke kanan dan kiri dan tersenyum lebar,  “Wah, Jona jadi Tuhan Yesusnya dong.” Ia…

Read More…

DINI MENGERTI ARTI NATAL (7)

DINI MENGERTI ARTI NATAL (7) By : Sekolah Minggu Malam hari ternyata menjadi waktu yang enak untuk bercengkrama. “Paman, kok mereka tiap hari makan di sini tapi tidur di rumah sebelah?” Rini sama adik-adiknya itu sebenarnya siapa, Paman?” tanya Dini malam itu. “Mereka adalah anak-anak angkat Paman,” Dini terkejut mendengar jawaban Pamannya. “Memangnya, orang tua mereka di mana?” Dini penasaran. “Mereka adalah anak-anak yatim piatu. Orang tua mereka hanyut kena banjir di sungai sekitar beberapa kilometer dari sini.” “Kok sampai bisa kena banjir?” Paman Adi menghela napas panjang. “Kejadiannya setahun yang lalu,” Paman Adi memulai ceritanya dengan mata yang menerawang jauh.  “Orang tua mereka membangun rumah terlalu dekat dengan sungai. Walaupun sudah diperingatkan beberapa kali, mereka masih tetap bersikukuh tinggal di situ. Mereka tidak mau pindah padahal pohon-pohon di sekitar…

Read More…

MARY SLESSOR

MARY SLESSOR By : Sekolah Minggu Oleh : Redaksi Seungai Kalabar mendapat julukan yang sangat menyeramkan “Kuburan Bagi Orang Kulit Putih” itu adalah julukannya. Orang-orang disana tidak mengenal kasih, kebenaran dan kejujuran. Datang ke tempat itu, artinya mati. Tetapi pada tahun 1876, ke tempat itulah Mary Slessor datang, ke sebuah kota yang bernama Duke. Mary Slessor, berumur 29 tahun, lahir dari keluarga miskin. Ayahnya seorang pemabuk, tetapi ibunya adalah seorang yang saleh. Sejak berumur 11 tahun, Mary sudah terbiasa bekerja keras, untuk menghidupi dirinya sendiri. Dia bekerja di sebuah pabrik  selama 12 jam sehari, 6 hari seminggu, meskipun demikian Mary tidak lupa melayani Tuhan di gereja. Dan semua kesulitan yang dialaminya sejak kecil, justru menjadi persiapan baginya untuk melayani Tuhan di Afrika. Mary memulai pelayanannya dengan mengajar di sekolah misi…

Read More…

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.